MASIH khawatir menemukan bakso dan mi yang aman?
Anda memang harus lebih selektif memilih jajanan yang kerap diisukan
ditambah bahan pengawet dan kimia berbahaya lainnya.
Menurut penuturan Idris, pemilik warung Bakso Pak Maksum yang buka sejak 1968, bakso yang baik jika belum direbus bersama kuah bakso hanya bisa bertahan setengah hari jika tidak diberi es batu atau dimasukkan ke dalam kulkas. Bila disimpan ke dalam freezer pun daya tahannya hanya sampai dua hari.
“Kalau digeletakkan begitu saja, jam 12 siang juga sudah mulai lengket. Kalau yang pakai boraks digeletakkan begitu saja, 2 sampai 3 hari masih awet,” kata Idris saat ditemui di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2013).
Menurutnya, tekstur bakso yang menggunakan boraks cenderung lebih kenyal. Untuk bakso urat, meskipun tekstur kasarnya masih terasa, rasa dagingnya akan hilang.
Bakso yang enak, tegas Idris, sebenarnya tergantung pada seberapa banyak komposisi daging dan bagian dari daging sapi yang digunakan. Di Bakso Pak Maksum, Idris menggunakan bagian punggung belakang sapi, iga, atau biasa juga disebut lambusir yang memiliki tekstur serat halus. Komposisinya untuk 3,5 kg daging, maka digunakan ¼ kg tepung sagu dan 4 buah garam batu. Garam batu berfungsi sebagai pengawet alami.
Dari segi mi, khusus untuk bakso, sebaiknya pilih yang kering atau mi telor. Bi basah biasanya lebih berminyak dan menggunakan formalin sehingga teskturnya tidak mudah putus. Selain itu, mi basah juga tidak mudah mengembang saat lama terendam kuah panas. (ftr)
Sumber : OkeFood
Menurut penuturan Idris, pemilik warung Bakso Pak Maksum yang buka sejak 1968, bakso yang baik jika belum direbus bersama kuah bakso hanya bisa bertahan setengah hari jika tidak diberi es batu atau dimasukkan ke dalam kulkas. Bila disimpan ke dalam freezer pun daya tahannya hanya sampai dua hari.
“Kalau digeletakkan begitu saja, jam 12 siang juga sudah mulai lengket. Kalau yang pakai boraks digeletakkan begitu saja, 2 sampai 3 hari masih awet,” kata Idris saat ditemui di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2013).
Menurutnya, tekstur bakso yang menggunakan boraks cenderung lebih kenyal. Untuk bakso urat, meskipun tekstur kasarnya masih terasa, rasa dagingnya akan hilang.
Bakso yang enak, tegas Idris, sebenarnya tergantung pada seberapa banyak komposisi daging dan bagian dari daging sapi yang digunakan. Di Bakso Pak Maksum, Idris menggunakan bagian punggung belakang sapi, iga, atau biasa juga disebut lambusir yang memiliki tekstur serat halus. Komposisinya untuk 3,5 kg daging, maka digunakan ¼ kg tepung sagu dan 4 buah garam batu. Garam batu berfungsi sebagai pengawet alami.
Dari segi mi, khusus untuk bakso, sebaiknya pilih yang kering atau mi telor. Bi basah biasanya lebih berminyak dan menggunakan formalin sehingga teskturnya tidak mudah putus. Selain itu, mi basah juga tidak mudah mengembang saat lama terendam kuah panas. (ftr)
Sumber : OkeFood
Ditulis Oleh : UnknownAdmin Simply Asep
Artikel Makan Bakso Aman? Perhatikan Bakso dan Mie nya Terimakasih atas atas waktunya berkunjung ke blog pribadi saya.
Bagi yang memerlukan silahkan untuk mengambil manfaat dari artikel ini dan saya akan senang sekali jika tautan aseli dan atau URL tulisan saya ini
juga dicantumkan. Terima Kasih atas waktunya ya :)))...!
0 comments:
Post a Comment